Showing posts with label Jaringan. Show all posts
Showing posts with label Jaringan. Show all posts

Wednesday, March 8, 2017

Menambah dan mengkonfigurasi vlan di debian

Menambah dan mengkonfigurasi vlan di debian - Assalammualaikum Wr Wb hai sobat catata rizky kembali lagi dengan saya pada artikel saya kali ini yang berjudul 'Menambah dan mengkonfigurasi vlan di debian', nah sudahkah sobat tahu tentang vlan? iya vlan atau kepanjangannya Virtual LAN, untuk lebih lengkapnya bisa baca sampai akhir pada artikel saya kali ini

Pengertian
Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. - WikiPedia Indo

Latar Belakang
Keterbatasan interface fisik atau ethernet pada suatu perangkat, dan juga vlan ini bisa kita manfaatkan seperti yang ada di proxmox, dan juga memberi interface ke suatu virtual machine

Maksud dan Tujuan
Dapat Menambah dan juga mengkonfigurasi VLAN dasar di debian

Alat dan Bahan
  • Laptop/Komputer
  • OS Debian
  • Ethernet minimal 1
Jangka Waktu Pengerjaan
Kurang lebih 1 - 6 menit

Tahap Pengerjaan

Pertama kita aktifkan dulu modul vlannya dengan cara menjalankan perintah :
# modprobe 8021q

kemudian kita tambahkan text '8021q' yang merupakan module vlannya ke /etc/modules agar nanti waktu di reboot module vlannya otomatis aktif
# echo 8021q >> /etc/modules


nah kemudian kita mulai tambahkan vlannya dengan cara menjalankan perintah berikut
# vconfig add <interface> <vlan id>


nah lalu kita edit file interfaces di direktori /etc/network
# nano /etc/network/interface


lalu tambah text berikut ini di bagian bawah
auto [interfaces].[vlanid]
iface [interfcae].[vlan id] inet static < "ini jika static atau tidak dhcp"
address [ip address]
netmask [netmask]
network [network]
nah kurang lebih seperti gambar di bawah ini


nah lalu simpan, setelah itu restart networknya dengan cara
# /etc/init.d/networking restart atau service networking restart


nah lalu kita cek apa sudah muncul interfacenya dengan cara menjalankan perintah berikut
# ifconfig [interface].[vlanid]


nah jika sudah muncul tinggal kita kembangkan lagi vlan tersebut mau di buat apa, mudah bukan sobat? silahkan di coba semoga bermanfaat

NB: Jika waktu menjalankan perintah vconfig muncul 'bash : command not found' itu tandanya package vlan belum di install, install terlebih dahulu dengan cara apt-get install vlan

Referensi
http://www.febriyan.net/2017/03/menambah-vlan-pada-debian-8-jessie.html
Read More

Monday, February 6, 2017

Cara Melihat Port yang Aktif di Linux

Cara Melihat Port yang Aktif di Linux - Assalammualaikum Wr Wb hai sobat kembali lagi dengan saya di artikel Cara Melihat Port yang Aktif di Linux  nah sesuai dengan judul artikelnya kali ini saya akan membagikan sedikit ilmu tentang bagaimana melihat port yang sedang aktif atau listen pada linux, 


Sebagai kita System Administrator saat hendak mengganti port suatu service tertentu(misal SSH, FTP dll) kita harus tau port mana saja yang sudah di gunakan atau yang sudah di aktif, jika menggunakan port yang sudah aktif atau listen maka nanti akan bertabrakan dan tidak bisa di akses, maka dari itulah kita harus tau port mana saja yang sudah aktif atau listen, nah disini saya akan memberikan sedikit info bagaimana mengetahui port yang aktif di linux

caranya dengan mengetikan perintah "sudo lsof -i -n -P" :

choi@Mas-Choi-PC ~ $ sudo lsof -i -n -P

nanti akan muncul tampilan seperti di bawah ini


nah gambar di atas menunjukan port - port yang aktif pada sistem linux, port yang sudah ada di atas tidak boleh di gunakan karena sudah di gunakan oleh service lain.

Referensi
http://ngadimin.org/2009/04/26/mengetahui-port-yang-open-atau-listen-di-linux/

Nah itu adalah sedikit info tentang Cara Melihat Port yang Aktif di Linux semoga bermanfaat, dan apabila ada kesalahan mohon koreksinya pada kolom komentar yang telah di sediakam, terimakasih

Wassalammualaikum Wr Wb
Read More

Saturday, February 4, 2017

Mengganti Port SSH di Debian 8

Mengganti Port SSH di Debian 8 - Assalammualaikum Wr Wb , kembali lagi dengan saya pada artikel "Mengganti Port SSH di Debian 8" nah sesuai dengan judul artikel kali ini saya akan membahas tentang Bagaimana mengganti port ssh di debian 8, nah untuk menambah pengetahuan bisa baca-baca terlebih dahulu di salah satu artikel saya "Pengertian SSH(Secure SHell)"


Pengertian
SSH adalah suatu protokol jaringan kriptografi yang digunakan untuk komunikasi yang aman, login interface, eksekusi perintah secara jarak jauh antara dua perangkat secara aman.


Latar Belakang
Semakin banyak pengguna nakal di internet semakin tidak aman juga koneksi internet sekarang ini, meskipun dengan adanya SSH(Secure SHell) yang bisa di bilang sudah cukup aman dalam hal meremote server namun kita harus tetap waspada dan menyiapkan langkah-langkah untuk mengamankan server kita, salah satunya adalah dengan mengganti port SSH Server.

Maksud dan Tujuan
Dapat mengganti port pada SSH Server di debian 8 dengan benar dan bisa

Alat dan Bahan
  • PC / Laptop
  • OS Debian 8
  • Koneksi Internet / DVD Debian
Jangka Waktu Pengerjaan
Dapat di kerjakan kurang lebih 3 - 15 Menit tergantung koneksi internet

Tahap Pengerjaan
Pertama masuk dengan superuser
rizky@catatanrizky:~$su

 kemudian edit file konfigurasi ssh dengan mengetikan perintah :
root@catatanrizky:~# nano /etc/ssh/sshd_config


nanti akan muncul seperti di bawah ini


kemudian ganti portnya dengan cara mengganti angka yang berada di samping kata "port"


kemudian simpan dan keluar


lalu restart service sshnya dengan cara mengetikan perintah :
root@catatanrizky:~# /etc/init.d/ssh restart

nah sekarang kita coba test dengan cara buka terminal client lalu ketikkan perintah :
Mas-Choi-PC Pictures # ssh -P <port> <user>@<ip/domain server>



nah sudah bisa, oke mungkin itu saja artikel mengenai "Mengganti Port SSH di Debian 8", dan tak lupa saya sangat berharap kritik dan saran sobat semua, terimakasih sudah berkunjung
Wassalammualaikum Wr Wb
Read More

Monday, January 30, 2017

Perbedaan Recursive Query dan Iterative Query di DNS

Perbedaan Recursive Query dan Iterative Query di DNS - Assalammualaikum Wr Wb kembali lagi dengan saya pada artikel "Perbedaan Recursive Query dan Iterative Query di DNS" tentunya di blog Catatan Rizky , nah sesuai dengan judul artikel ini saya akan membahas apa si perbedan Recursive Query dan Iterative Query di DNS, nah oke langsung saja saya bahas



Recursive Query
Secara umum Recursive Query ini adalah dimana sang Client(Peminta DNS) ini melakukan permintaan ke Server DNS dan Server DNS ini menjawab dengan Jawaban baik itu Jawaban tentang informasi mengenai domain yang di minta ataupun jawaban bahwa ada errror atau nama domain tidak di temukan, pada Recursive Query ini jika informasi tentang domain yang di minta Client tidak ada pada database Server DNS, maka Server DNS itu tidak bisa mengarahkan si Client untuk menuju ke Server DNS lain melainkan Server DNS tadi yang bertugas untuk mencarikan jawaban tentang informasi Domain yang di minta Client kemudian Server DNS itu menjawab permintaan Client berupa informasi yang di minta ataupun dengan pesan Error untuk lebih jelasnya bisa lihan gambar di bawah ini



Iterative Query
Iterative Query ini berbeda dengan Recursive Query, pada Iterative Query Server DNS akan menjawab permintaan sang Client sesuai dengan database yang tersedia pada Server DNS, jika domain yang diminta Client tidak ada pada Server DNS maka Server DNS itu akan mengarahkan Client ke Server DNS lain, begitu seterusnya sampai si Client mendapatkan jawaban tentang informasi domain yang dimintanya, lebih jelasnya bisa lihat gambar di bawah ini



Referensi
https://technet.microsoft.com/en-us/library/cc961401.aspx
http://www.slashroot.in/difference-between-iterative-and-recursive-dns-query 

Nah itu adalah sedikit penjelasan tentang perbedaan Recursive Query dan Iterative Query pada DNS, nah semoga sobat semua paham, dan jika ada  kekurangan mohon koreksinya pada kolom komentar, terimakasih sudah berkunjung

Wassalammualaikum Wr Wb
Read More

Friday, January 27, 2017

Jenis - jenis DNS

Jenis - jenis DNS - Assalammualaikum Wr Wb halo sobat Catatan Rizky, pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai Jenis - jenis DNS , di jaman yang semakin maju ini fungsi DNS sangatlah penting, tanpa adanya DNS kita harus menghafal alamat IP masing-masing host yang terhubung di internet, nah tentu tidak mudah bukan?. Nah DNS ini sendiri ada beberapa jenis, kali ini saya akan mengulasnya satu persatu..



Jenis - jenis DNS
DNS menurut fungsinya terbagi menjadi 3 yaitu DNS-Primary atau Master, DNS-Secondary atau Slave dan DNS-Cache nah berikut adalah penjelasannya

  1. DNS Primary atau Master
  2. DNS Primary atau DNS Master adalah Server DNS yang mempunyai data penuh tentang domain yang di bawahinya atau yang di kelolanya,server ini juga mempunyai otoritas penuh tentang domainnya misalkan ns01.catatanrizky.info mempunyai otoritas penuh terhadap domain *.catatanrizky.info dan juga subdomain-subdomain di bawahnya. otoritas disini maksudnya ns01.catatanrizky.info bertanggung jawab atas semua permintaan yang merujuk ke host-host yang berdomain catatanrizky.info dan subdomainnya, server ini juga dapat membuat subdomain untuk catatanrizky.info
  3. DNS Secondary atau Slave
  4. DNS Secondary atau DNS Slave adalah Server DNS yang memiliki backupan data dari Primary DNS, dan setiap data-data di Primary DNS ini di update maka data-data di Server Secondary-DNS ini akan mengikuti masternya/Primary DNS tersebut, bisa di ibaratkan DNS Secondary ini sebagai mirror dari DNS Primary, yah kayak mirror download gitu :D nah fungsi utama dari DNS Secondary ini jika Server DNS Primary down maka Server DNS Secondary inilah yang akan menggantikannya
  5. DNS Cache
  6. DNS Cache ini sedikit berbeda dengan 2 jenis DNS di atas, DNS Cache ini tidak menyimpan data-data mengenai suatu domain, namun DNS Cache ini mencari data-data tentang domain tertentu yang ada pada server DNS lainnya kemudian jika sudah mendapatkan datanya, data tersebut di simpan di cache Server DNS ini guna untuk mempercepat permintaan DNS selanjutnya
Nah bagaimana sobat? sudah ada gambaran tentang Jenis jenis DNS ? semoga sobat semua mengerti. sekian tentang Jenis jenis DNS, semoga bermanfaat dan terimakasih sudah berkunjung, jika ada hal yang ingin sobat sampaikan bisa menambahkan komentar di kolom komentar,

Wassalammualaikum Wr Wb
Read More

Monday, January 23, 2017

Apa itu Web Server?

Apa itu Web Server? - Assalammualaikum Wr Wb kembali lagi dengan saya di mana lagi jika bukan di blog Catatan Rizky nah kali ini saya akan membahas tentang Web server, dengan semakin berkembangnya jaman kebutuhan akan informasi akan meningkat, di tambah lagi sekarang media penyebaran informasi sudah sangat banyak, salah satunya adalah melalui web atau website, nah di balik sebuah website sebenarnya ada sebuah sistem yang bekerja untuk mengatur website tersebut, nah sistem ini bisa di bilang sebagai web server. nah untuk lebih lanjutnya mari kita bahas..



Pengertian Web Server
Web server atau dalam bahasa indonesianya peladen Web ini dapat merujuk ke perangkat keras maupun perangkat lunak yang dapat menyediakan layanan akses menggunakan protokol HTTP ataupun HTTPS yang dapat di akses oleh client melalui aplikasi tertentu misalnya web browser. secara umum web server berfungsi untuk menempatkan situs web, namun web browser juga dapat di gunakan untuk tempat penyimpanan data atau juga bisa di gunakan untuk menjalankan aplikasi kelas bisnis

Fungsi Utama Web Server
Fungsi utama dari web server adalah untuk mentransfer data sesuai dengan permintaan client dengan menggunakan protokol yang telah di tentukan, di karenakan web server terkadang di lengkapi dengan teks, gambar video dll maka untuk mengaksesnya client harus menggunakan aplikasi misalnya web browser.

Referensi
https://id.wikipedia.org/wiki/Server_web

Nah itu adalah sedikit penjelasan tentang web server, sekian artikel tentang  Apa itu Web Server? semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk tetap mengunjungi blog Catatanrizky

Wassalammualaikum Wr Wb
Read More

Saturday, January 21, 2017

Daftar Perintah FTP (List of FTP Commands)

Daftar Perintah FTP (List of FTP Commands) - Assalammualaikum Wr Wb halo sobat Catatan Rizky kembali lagi dengan saya tentunya di blog Catatan Rizky, nah setelah kemarin saya telah membahas tentang pengertian dan fungsi FTP, kali ini saya akan membahas tentang Daftar Perintah FTP (List of FTP Commands) , oke langsung saja ..



Command Fungsi
ABOR Membatalkan Transfer File yang sedang berjalan/aktif
CDUP Berpindah ke direktori di atasnya
DELE Menghapus berkas
MKD Membuat Direktori baru
MODE Mengubah modus transfer
PASV Berganti ke mode pasif
QUIT memutuskan koneksi ke server
RETR Mengambil salinan file (Download)
RMD Menghapus Direktori
STOR Mengupload file ke FTP Server
TYPE Mengatur mode transfer(ASCII/Binary)

Nah itulah sedikit daftar dari perintah FTP atau dalam bahasa inggrisnya List of FTP Commands, sekian artikel tentang Daftar Perintah FTP (List of FTP Commands) semoga dapat bermanfaat dan tak lupa saya memohon pada sobat semua untuk kritik dan saran yang membangun, terimakasih sudah berkunjung

Wasslammualaikum Wr Wb
Read More